`Mungkin memang benar..
saya
merangkul sunrie dipundakmu,maafkan saya terlalu berat kamu menanggung semua
kenangan yg hampir tak kunjung usai,dari sunrie sampai menjelang sunset
bersemayam.
saya
selalu memaksakan untuk merebahkan goresan tinta yg kamu buat dari tetesan
harapan nestapa,sunset yg selalu menculiku dan menipuku dgn wujud yg renta
memaksa saya utk membunuhmu melalui kata kata derita dari apa yg kamu
tinggalkan bersama bisikan angin.
`saya masih ingat waktu itu tanggal
12.09.2012
Waktu
itu kamu memberikan sebuah benda harapan yg kamu maksudkan utk memaksanya
melalui ukiran tinta saya.
saya
tau kamu tidak sanggup lagi menahannya,jadi kamu mengggoreskan dia utk menemani
saya dipersembunyian yg tak pernah kamu ketahui.
Kamu
pasti tau saya memiliki sisi gelap yg tidak kamu kira sebelumnya,sehingga kamu
jadikan dia korban agar kamu terlepas dari harap manis dalam empedu yg teramat
pahit yg selalu kamu berikan dalam secangkir yg kamu sedu bersama SUNRIE saat
duduk diantara perjalanan kita../namun itu salah..!!
Membuat
saya semakin menyudutkan dalam derasnya ego dan emosi pada waktu dan keadaan.
“ini untukmu..terimalah…
Lukisan
harapan dan cita citamu juga jangan
lupakan carita kenangan kita yg selalu berlatarkan warna klasik dalam
perjalanannya.
Saya
harap suatu saat nanti saya bisa membaca segala yg ada dalam hidupmu dari sisi
lain.
`Kamu begitu erat melekat dipikiran..
Apa
saya yg terlalu bodoh/ tapi itulah dan entahlah sampai kapan??? :’(
Dalam
hidupmu dalam kenangan yg saya buang bersama SUNSET yg selalu kamu bicarakan.
Saya
selalu mengingat kata kata itu,walau kamu tak pernah menyampaikan melalui
desiran napas dan angin yg berhembus.
Saya
selalu berpikir membuang semua yg kamu
ucapkan bersama SUNSET .
Saya
sudah mencobanya,namun saat SUNRIE menghampiri diantara cahaya limbung yg saya
benci,ia Nampak dan seolah tersenyum pahit padaku,sekaligus ucapan itu
teringat..`DÉJÀ VU../
Itu
mulai hadir ;seolah kisah ini renca saya lewati.
Saya
selalu berimaji tentang kata yg saya tuliskan lebih dalam lagi,disana selain
saya menemukan kata kata yg saya gambarkan,saya juga menemukan berbagai
khayalan yg selalu membuat saya tersenyum sampai membuat saya terdiam,dengan
tidak sengaja saya coba lukis aksara dalam imaji saya….
Tidak
saya sangka apa yg saya tulis,apa yg saya gambarkan terjadi begitu saja,padahal
saya hanya ingin mengungkapkan apa yg saya pikirkan saat itu..
“Dalam hati../apalagi ini?..
Apa
tidak cukup untuk saya dan keadaan yg selalu menyeret dalam lambirin lautan
kebencian dan sekarang saya menemukan kebencian baru;..
Semua
itu bukankah hanya membuat dan memancing saya untuk berseteru dengan wanita yg
saya salahkan tanpa sebab?!
semuanya sangat senang membuat saya terpuruk../apa mungkin karena saya api dia menjadi api sampai akhirnya hanya membuahkan bara bahkan abu yg sulit dirangkai lagi…’Entahlah…./
semuanya sangat senang membuat saya terpuruk../apa mungkin karena saya api dia menjadi api sampai akhirnya hanya membuahkan bara bahkan abu yg sulit dirangkai lagi…’Entahlah…./
Apa mungkin karena perasaan ini akal
sehat saya tertutup??...
`Aahhh…sekarang
siapa yg harus saya salahkan,dalam gelap saya terbantun bantun mengulur rindu T.T
Tidak
mungkin saya menyalahkan orang yg saya cintai,bahwa kebenarannya saya sangat
mengharapkan ia tidak lagi memperlihatkan
wajah dengan air mata yg menakung,dan bahwa pada keinginan hati saya
tidak ingin ia melepaskan arus mimpi yg
tak kunjung usai,terlalu kejam jika membiarkannya bertapakur diliang perih.
Mungkin
ini yg digariskan,perlahan menjadi nyata ,yg seakan ada orang yg tau bagaimana
bila kita bersama dimasa yg akan kita lewati nanti../ternyata memang ini
hasilnya. T.T
`hasrat hati ingin sekali memutar balikan
waktu,sedangkan untuk mengembalikan senyummu terhadap saya pun tidak mampu,yg
ada disana saya menyimak serpihan purba sulam menyulam dicelah serpihan itu
akan teringat apa yg saya lalui bersama,ternyata saat saya lewati SUNRIE dan
SUNSET yg tak pernah kita tau kapan mereka menyudahi pementasannya diperjalanan
kisah kita,disaat itu pula saya menyadari apa yg kamu korbankan untuk saya itu
seperti SUNRIE dan SUNSET ,yg selalu menghadirkan kenangan saat hari berikutnya
dimulai dan menyudahi setelah kita berseteru..!!
`saya pahami../segala olah pikirku,apa yg
saya utarakan,apa yg saya gambarkan melalui panca indra saya,apa yg akan saya
lewati nanti bersamamu…
Kita
bukan dipermainkan waktu ataupun keadaan karena yg kita lewati kemarin kemarin
tanpa ada paksaan ataupun hal lain,bukan pula `DÉJÀ VU..
Yg
hanya melintas dikhayalan kita ternyata sudah terbentuk dalam suatu benda
sederhana../
`yaitu “DIARYI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar